Rabu, 23 Maret 2011

Laporan Praktikum Biologi Dasar (Jaringan Tumbuhan dan Hewan)

BAB I
PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang
Jaringan dalam biologi adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama. Jarinagan- - jaringan berbeda dapat bekerja sam untuk suatu fungsi fisiologi yang sama membentuk organ (Anonymous,2010).

Jaringan di bedakan menjadi dua, yakni jaringan tumbuhan dan jaringan hewan. Jaringan tumbuhan adalah sekumpulan sel-sel tumbuhan yang mempunyai bentuk, asal, fungsi dan struktur yang sama. Jaringan pada tumbuhan di bedakan menjadi dua yaitu meristem primer dan meristem sekunder. Sedangkan jaringan hewan adalah sekumpulan sel-sel hewan yang mempunyai struktur dan fungsi yang sama, di bedakan menjadi empat yakni jaringan otot, Jaringan ikat, Jaringan syaraf dan jaringan ephitelium (Zainul ahmad, 2008).

1.2 Maksud dan Tujuan
Maksud dari praktikum biologi dasar dengan materi jaringan tumbuhan dan ewan adalah agar praktikan dapat mengenali perbedaan antara jaringan tumbuhan dan jaringan hewan.
Tujuan dari praktikum biologi dasar dengan materi jaringan tumbuhan dan hewan adalah agar para praktikan dapat mengamati struktur sel tumbuhan dan hewan serta mengetahui perbedaan jaringan tumbuhan dan hewan.

1.3 Waktu dan Tempat
Praktikum biologi dasar tentang jaringan tumbuhan dan hewan dilaksanakan pada hari Jum’at, tanggal 08 Oktober 2010 pada pukul 09.45 WIB sampai dengan 11.15 WIB di Laboratorium Ilmu-Ilmu Perairan (IIP), gedung C alntai 1. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan , Universitas Brawijaya, Malang .


BAB II
TINAJAUAN PUSTAKA


2.1 Definisi Jaringan
Jaringan dalam biologi adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama. Sekumpulan jaringan akan membentuk organ. Cabang ilmu biologi yang mempelajari jaringan adalah histologi. Sedangkan cabang ilmu biologi yang mempelajari jaringan dalam hubungannya dengan penyakit adalah histopatologi (Anonymous,2010).

2.2 Diferensiasi Jaringan
Jaringan mengaalami proses diferensiasi menurut fungsi dan bentuknya. Bila sel-sel telah berkelompok dan membentuk jaringan akan muncul fungsi dan hal khusus yang disebut diferensiasi, sehingga jaringan berkembang membentuk fungsi khusus (Anonymous, 2010).

Jaringan yang telah berdiferensiasi dalam waktu tertentu akan membentuk organ – organ yang memiliki fungsi khusus (Zainul Ahmad, 2008).

2.3 Jaringan Hewan
Jaringan yang merupakan jaringan dasar yang membentuk tubuh semua hewan. Termasuk tubuh manusia dan organism multiseluler tingkat rendah seperti serangga (Anonymous, 2010).

2.3.1 Jaringan Ephitelium
Jaringan yang disusun dari lapisan sel yang melapisi permukaan organ seperti permukaan kulit, jaringan ini berfungsi untuk melindungi organ yang dilapisinya, sebagai organ sekresi dan penyerapan jaringan epitel terdiri dari 3 macam,
1. Eksotelium, epitel yang membungkus bagian luar tubuh
2. Endotelium, epitel yang melapisi organ dalam tubuh
3. Mesotolium, epitel yang membatasi rongga tubuh


Fungsi jaringan epithelium sendiri adalah (Anonymous,2010),
1. Absorpsi (usus menyerap sari – sari makanan)
2. Ekskresi ( kulit yang mengeluarkan keringat )
3. Sekresi (testis yang mengeksresikan sperma )
4. Transportasi ( mengatur tekanan osmosis dalam tubuh )
5. Proteksi ( kulit melindungi bagian tubuh dibawahnya )
6. Penerima rangsang ( menanggapi rangsang dari luar )
7. Pernafasan ( kulit katak sebagai alat pernafasan )
8. Alat gerak ( selaput kaki pada kulit katak membantu pergerrakan )
9. Mengatur suhu tubuh ( mengeluarkan keringat ketika tubuh kepanasan )

2.3.2 Jaringan Ikat
Jaringan ikat merupakan jaringan yang menghubungkan sluran antara jaringan yang satu dengan jaringan yang lain, fungsi jaringan ikat adalah (Anonymous,2010),
1. Meletakan suatu jaringan ke jaringan lain
2. Membungkus organ
3. Mengisi ruangan antar rongga
4. Mengankut zat oksigen dan makanan ke kelenjar lain
5. Mengangkut sisa – sisa metabolism kealat pengeluaran
6. Menghasilkan kekebalan
Jaringan ikat dikelompokan menyadi (Anonymous,2010),

1. Jaringan ikat biasa ( jaringan padat )
Jaringan ikat biasa dibedakan menjadi jaringan ikat padat dan jaringan ikat longgar. Jaringan ikat padat misalnaya jaringan pada tendon otot. Tendon otot adalah ujung bekas otot yang melekat pada tulang, Jaringan ikat ikat longgar merupakan jaringan pengisi organ – organ.
2. Jaringan ikat khusus ( jaringan lemak )
Mempunyai fungsi khusus, misalnay menyimpan energy dalam bentuk lemak, menahan goncangan dan membentuk darah. Contoh lemak dalam tubuh.
3. Jaringan ikat penyokong
Terdiri dari jaringan tulang rawan dan jaringan tulang sejati . Jaringan tulang sejati berfungsi untuk menghasilkan sel darah merah.
4. Jaringan ikat penghubung
Terdiri atas darah dan limfa, jaringan darah terdiri dari plasma darah dan butiran darh. Butiran darah terdiri dari sel darah merah, sel darah putih dan keeping darah. Jaringan limfa terdiri dari cairan limfa yang beredar pada pembuluh limfa.

2.3.4 Jaringan otot
Jaringan otot terdiri atas otot otot rangka, otot polos dan otot jantung. Jaringan otot berfungsi sebagai pengerat, Jaringan otot rangka terdiri atas sel – sel otot yang apabila diamati dengan mikroskop memiliki garis terang dan gelap berselang seling. Mempunyai banyak inti sel sel otot bekerja secara sadar dan sel otot polos terletak pada organ dalam (Membuat blog,2010).
Jaringan otot terbagi atas tiga kategori yang berbeda yaitu otot polos yang dapat ditemukan di organ tubuh bagian dalm, otot lurik yang dapat ditemukan pada rangka tubuh, dan otot jantung yang dapat ditemukan di jantung (Anonymous,2010).

2.3.5 Jaringan syaraf
Jaringan yang berfungsi untuk mengatur aktivitas organ dan otot serta menerima dan meneruskan rangsangan (Wikipedia,2010).

Jaringan syaraf terdiri dari sel – sel saraf (neutron) dan serabut syaraf. Jaringan saraf berfungsi sebagai penghantar rangsang, yakni membawa rangsang dari alat penerima rangsang (reseptor) ke otak kemudian diteruskan ke otot. Jaringan syaraf hanya dimiliki hewan air dan manusia (Membuat blog,2010).

2.2.4 Jaringan Tumbuhan
Jaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi sam. Jaringan pada tumbuhan dan hewan berbeda (Membuat blog,2010),

2.4.1 Jaringan Meristem
Jaringan yang sel-selnya selalu membelah (mitosis) serta belum berdiferensiasi , ada beberapa macam jaringan meristem antara lain :
1. Titik tumbuh
Terdapat pada ujung batang mengakibatkan memanjang / tumbuh primer.
2. Perisikel (cambium)
Tempat tumbuhnya cabang – cabang akar, letaknya anatra korteks dan silinder pusat.
3. Kambium fesikuler (cambium primer)
Terdapat dianatra xylem dan floem pada tumbuhan dikotil dan gymnospermae. Khusus untuk tumbuhan monokotil cambium membentuk xylem kearah dalam dan membentuk floem kea rah luar serta kesamping membentuk jaringan meristematik (Anonymous,2010).
4. Kambium Skunder
Terdapat pada permukaan batang atau akar yang pecah akibat pertumbuhan skunder, cambium gabus kearah luar membentuk sel gabus pengganti epidermis dan kearah dalam membentuk sel feloderm hidup, menyebabkan terjadinya lingkaran tahun (Membuat blog,2010).
5. Parenkim
Selnya berdinding selulosa tipis yang berfungsi sebagai pengisi bagian tubuh tumbuhan. Selnya berukuran besar, berdinding tipis dan renggang serta banyak ruang antar sek. Terletak pada korteks dan empulur batang dan akar, pada buah. Parenkim daun atau mesofil dan parenkim berklorofil disebut kolenkim (Membuat blog,2010).

BAB III
METODOLOGI


3.1 Alat dan Fungsi
Alat – alat yang digunakan pada praktikum biologi dasar tentang jaringan tumbuhan dan hewan adalah,

1. Mikroskop
Untuk mengamati objek praktikum.
2. Cover Glass
Untuk menutup objek glass agar preparat tidak bergerak saat diamati dan ditutup pada kemirinagan 450 agar tidak terbentuk gelembung.
3. Objek Glass
Untuk meletakan objek yang akan diamati dibawah mikroskop.
4. Silet
Untuk menyayat tipis objek yang akan diamati.
5. Nampan
Untuk wadah alat dan bahan
6. Pipet tetes
Untuk mengambil larutan dalam skala kecil
7. Aquades
Untuk menetesi objek yang akan diamati.

3.2 Bahan dan Fungsi
Alat – alat yang digunakan pada praktikum biologi dasar tentang jaringan tumbuhan dan hewan adalah,
1. Penampang melintang akar, batang, dan daun monokotil dan dikoti
Untuk objek yang akan diamati.
2. Penampang melintang organ tubuh hewan
Untuk objek yang akan diamati
3. Tissue
Untuk membersihkan alat – alat praktikum.

3.3 Skema Kerja
Alat – alat yang digunakan pada praktikum biologi dasar tentang jaringan tumbuhan dan hewan adalah,

3.3.1 Jaringan
Disiapkan alat dan bahan

Disiapkan mikroskop

Disiapkan penampang melintang objek

Diamati system jaringan dan bentuk – bentuk selnya

Diamati juga bagian epidermis, cortex, xylem dan floem

Diamati perbedaan struktur anatomi batang dykotil dan monokotil

Diamati perbedaan ketebalan dinding selnya

Digambar hasil pengamatan

Disimpulkan hasil




3.3.2 Jaringan Ephitel (pipih)

Disiapkan alat dan bahan

Disiapkan objek yang akan diamati

Diamati dibawah mikroskop dan diatur perbesaranya

Diamati bagian membaran sel, inti dan plasma serta granula – granula

Digambar hasil

Disimpulkan hasil

3.3.3 Jaringan Otot

Disiapkan alat dan bahan

Disiapkan objek yang akan diamati

Diamati masing – masing bentuk sel

Diamati perbedaan masing – masing jaringan otot

Digamabar hasil

Disimpulkan hasil

3.3.4 Jarinagn Tulang Rawan
Disiapkan alat dan bahan
Disiapkan objek yang akan diamati
Diletakan pada mikroskop dan diatur perbesaranya
Diamati dan digambat hasilnya
Disimpulkan hasil


BAB IV
PEMBAHASAN


4.1 Data Hasil Pengamatan
Dari praktikum biologi dasar tentang jaringan hewan dan tumbuhan data hasil pengamatan yang diperoleh adalah,

No Nama Jaringan Gamabar Tangan
1 Akar bawang

2 Gabus ketela pohon

3 Darah

4 Daun bawang

5 Hati


4.2 Analisis Prosedur
Pada praktikum jaringan hewan dan tumbuhan ini, pertama – tama objek yang akan diamati dipersiapkan, kemudian objek-objek tersebut diiris tipis menggunakan silet agar mudah diamati dengan mikroskop ditaruh objek tersebut diatas objek glass kemudian ditetesi aquades menggunakan pipet tetes untuk memperjelas pengamatan objek. Kemudian ditutup menggunakan cover glass pada kemiringan 450 agar tidak terbentuk gelembung. Diletakan preparat di meja mikroskop dan dijepit menggunakan penjepit mikroskop agra tidak bergerak saat diamati dan kemudian dilakukan pengamatan dan selanjutnya disimpulkan hasil.

4.3 Analisis Hasil
Pada praktikum biologi dasar tentang jaringan hewan dan jaringan tumbuhan ini, diperloleh hasil bahwa ada perbedaab bentuk antara jaringan hewan dan tumbuhan dimana ada organ – organ penyusun jaringan yang bersifat khusus dan tidak dimiliki pada jaringan lain.
No Nama dan gambar tangan Gambar hasil pengamatan Gamabr literatur
1 Akar bawang


2 Gabus ketela pohon


3 Darah


4 Daun bawang


5 Hati


BAB V
PENUTUP


5.1 Kesimpulan
Dari praktikum biologi dasar tentang jaringan hewan dan tumbuhhan dapat disimpulkan bahwa,
1. Jaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yamg sama.
2. Jarinagn pada hewan adalah jaringan ephitelium , jaringan pengikat , jarinagn otot , jaringan syaraf, jaringan peyokong.
3. Jarinagn pada tumbuhan adalah jaringan meristem, jarinagn parenkim, jaringan epidermis, jaringan kolenkim, jaringan sklerenkim, dan jaringan floem.
4. Jaringan bekerja secara speseifik sehingga jaringan satu dengan lainaya tidak ada kesamaan fungsi.
5. Jaringan adalah unit terkecil pembentuk organ pada tubuh hewan dan tumbuhan.

5.2 Saran

Setiap pengamatan harus dilakukan dengan teliti untuk mendapatkan hasil yang maximal. Dalam proses pengamatan objek dengan menggunakan microskop pengaturan focus sebaiknya dilakukan dengan pelan-pelan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar